Lihat Vol 39 No 3 (2026): MEDICINUS

Terbitan Utuh

Diterbitkan

02-03-2026

MEDICINUS Vol. 39 No. 3 (2026)

										Lihat Vol 39 No 3 (2026): MEDICINUS
Diterbitkan: 02-03-2026

Secara umum, tonsilofaringitis kronis ditandai dengan gejala demam, sakit tenggorokan dan pembengkakan berulang pada tonsil. Namun, pada beberapa kasus, tonsilofaringitis dengan eksaserbasi akut juga menunjukkan gejala atipikal, yaitu disfagia atau kesulitan menelan, di mana proses memindahkan makanan/minuman dari organ mulut menuju ke lambung membutuhkan usaha ekstra, bahkan terkadang disertai dengan rasa nyeri. Disfagia bekepanjangan akan sangat memengaruhi kualitas hidup pasien. Gambaran tersebut disajikan dalam bentuk artikel laporan kasus yang menjadi tema utama Medicinus pada edisi ke-3 di tahun kuda api ini dengan tajuk “Dysphagia as the Predominant Symptom in Chronic Tonsillopharyngitis with Acute Exacerbation: A Case Report”.

Sejalan dengan tema utama, rubrik Perspective juga mengetengahkan seputar “Disfagia dalam Perspektif Klinis Kontemporer”. Artikel lain yang turut mewarnai edisi Maret ini adalah “Hubungan antara Asam Traneksamat dan Insiden Kejang pada Pasien dengan Perdarahan Subarakhnoid” yang menghuni rubrik Research, serta 4 artikel pada rubrik Case Report yakni “Progressive Supranuclear Palsy - Parkinsonism Predominant (PSP-P): A Case Report”, “Potensi Patogenik Infeksi Entamoeba coli dengan Komplikasi Syok Sepsis: Sebuah Laporan Kasus Atipikal”, "’Steakhouse Syndrome’ pada Pasien Dewasa di RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah, Denpasar” dan “Comprehensive Approach to Acute Pulmonary Embolism in a Patient with History of Cervical Cancer: Clinical Challenges and Therapeutic Strategies”.

Terbitan Utuh