Arsip
-
MEDICINUS Vol. 37 No. 2 (2024)
Tema utama pada edisi kali ini adalah mengenai “Diagnosis dan Tata Laksana Mild Cognitive Impairment (MCI)”. Penurunan fungsi kognitif merupakan salah satu konsekuensi dari proses penuaan yang memengaruhi kualitas hidup seseorang. Mild cognitive impairment (MCI) merupakan kondisi patologis dan merupakan stadium preklinik serta...
Tema utama pada edisi kali ini adalah mengenai “Diagnosis dan Tata Laksana Mild Cognitive Impairment (MCI)”. Penurunan fungsi kognitif merupakan salah satu konsekuensi dari proses penuaan yang memengaruhi kualitas hidup seseorang. Mild cognitive impairment (MCI) merupakan kondisi patologis dan merupakan stadium preklinik serta transisi antara proses penuaan normal dengan demensia. Deteksi dan intervensi dini kondisi MCI dapat memperlambat onset dan mencegah progresivitas MCI menjadi demensia.
Selain MCI, artikel menarik lainnya yang ikut mewarnai edisi kedua di tahun naga kayu ini antara lain rubrik Perspective yang mengupas penelitian terkini tentang sirkulasi otak, rubrik Research yang mengetengahkan hubungan antara obesitas dan hipertensi dengan kanker payudara di Rumah Sakit Siloam Lippo Village, artikel laporan kasus tentang ashy dermatosis, dan rubrik Medical Review mengenai potensi farmakologi dari kasumba turatea (Carthamus tinctorius L.) sebagai antibakteri.
-
MEDICINUS Vol. 37 No. 1 (2024)
Tema utama pada edisi kali ini adalah mengenai “Terapi montelukast pada asma”. Asma merupakan salah satu penyakit pernapasan kronis yang dilatarbelakangi oleh reaksi inflamasi di saluran pernapasan. Salah satu golongan obat yang dapat digunakan dalam tata laksana asma adalah leukotriene receptor antagonist (LTRA), seperti montelukast. Pengobatan dengan montelukast dapat...
Tema utama pada edisi kali ini adalah mengenai “Terapi montelukast pada asma”. Asma merupakan salah satu penyakit pernapasan kronis yang dilatarbelakangi oleh reaksi inflamasi di saluran pernapasan. Salah satu golongan obat yang dapat digunakan dalam tata laksana asma adalah leukotriene receptor antagonist (LTRA), seperti montelukast. Pengobatan dengan montelukast dapat dipertimbangkan pada kasus asma persisten dengan tujuan sebagai pengontrol dan mencegah terjadinya eksaserbasi. Artikel lain yang ikut mewarnai edisi di awal tahun naga kayu kali ini antara lain penelitian tentang hubungan pemberian kemoterapi fase induksi terhadap fungsi hati pada pasien leukemia anak dan pneumotoraks spontan sekunder pada tuberkulosis paru yang mengisi rubrik Medical Review.
-
MEDICINUS Vol. 36 No. 3 (2023)
Tema utama pada edisi kali ini adalah mengenai “Elemen Zink Sebagai Penopang Pertumbuhan dan Kehidupan Janin Intrauterin”. Sebagai elemen mineral penting bagi tubuh, zink juga merupakan nutrisi dasar yang berperan krusial pada kehamilan untuk perkembangan normal dan pertumbuhan janin. Dampak defisiensi zink ditengarai akan berpengaruh pada kehidupan janin intrauterin, meningkatkan risiko terjadinya stres...
Tema utama pada edisi kali ini adalah mengenai “Elemen Zink Sebagai Penopang Pertumbuhan dan Kehidupan Janin Intrauterin”. Sebagai elemen mineral penting bagi tubuh, zink juga merupakan nutrisi dasar yang berperan krusial pada kehamilan untuk perkembangan normal dan pertumbuhan janin. Dampak defisiensi zink ditengarai akan berpengaruh pada kehidupan janin intrauterin, meningkatkan risiko terjadinya stres oksidatif, yang dapat berujung pada kematian sel yang memengaruhi luaran kehamilan. Oleh karena itu, suplementasi zink yang adekuat diharapkan mampu membantu mengoptimalkan luaran kehamilan dan membantu mencegah morbiditas serta mortalitas bayi. Artikel lain yang tidak kalah menarik di edisi ini menghadirkan penelitian tentang profil pasien infeksi menular seksual di RSUD Dr. Moewardi, Case Report mengenai terapi methylprednisolone pada neuritis optik, penyakit langka Herlyn-Werner-Wunderlich syndrome, serta terapi zink oral pada vitiligo anak yang mengisi rubrik Medical Review.
-
MEDICINUS Vol. 36 No. 2 (2023)
Tema utama pada edisi kali ini adalah mengenai “Neuroprotection in The Treatment of Glaucoma”. Sebagai salah satu penyakit neurodegeneratif, glaukoma memiliki karakteristik tertentu, seperti kerusakan progresif pada saraf optik, hilangnya sel ganglion retina (RGC) beserta aksonnya, disertai dengan cacat visual yang khas. Selain terapi dengan obat yang menurunkan tekanan intraokular,...
Tema utama pada edisi kali ini adalah mengenai “Neuroprotection in The Treatment of Glaucoma”. Sebagai salah satu penyakit neurodegeneratif, glaukoma memiliki karakteristik tertentu, seperti kerusakan progresif pada saraf optik, hilangnya sel ganglion retina (RGC) beserta aksonnya, disertai dengan cacat visual yang khas. Selain terapi dengan obat yang menurunkan tekanan intraokular, diperlukan juga pemahaman mengenai peran dari agen neuroproteksi terbaik untuk membantu memperlambat progresivitas neurodegeneratif pada glaukoma dan menurunkan risiko hilangnya fungsi penglihatan (kebutaan) yang bersifat permanen. Konten menarik lainnya di edisi ini menghadirkan artikel Research mengenai insidensi dan profil psoriasis, Case Report mengenai Morfea Tipe Linier, dan Terapi Striae yang mengisi rubrik Medical Review.
-
MEDICINUS Vol. 36 No. 1 (2023)
Tema utama pada edisi kali ini adalah mengenai “Potential Implication of Treatment for Alzheimer’s Disease: Current and Future”. Penyakit Alzheimer (Alzheimer’s Disease/AD) merupakan penyakit neurodegeneratif yang bersifat progresif, dan merupakan penyebab utama kasus demensia. Secara bertahap, AD akan memperburuk ingatan dan keterampilan berkomunikasi, bahkan sering...
Tema utama pada edisi kali ini adalah mengenai “Potential Implication of Treatment for Alzheimer’s Disease: Current and Future”. Penyakit Alzheimer (Alzheimer’s Disease/AD) merupakan penyakit neurodegeneratif yang bersifat progresif, dan merupakan penyebab utama kasus demensia. Secara bertahap, AD akan memperburuk ingatan dan keterampilan berkomunikasi, bahkan sering pula disertai dengan gangguan penglihatan, yang berlanjut ke arah disabilitas. Untuk itu, diperlukan pemahaman yang baik mengenai patofisiologi serta tata laksana terkini guna membantu penderita AD agar mampu beraktivitas sehari-hari secara normal. Selain topik tersebut, edisi April 2023 ini juga menghadirkan banyak artikel menarik lain, seperti case report tentang pneumothorax spontan pada pasien PPOK, research mengenai terapi sel punca dalam tata laksana Covid-19, review mengenai penyakit infeksi jamur kromoblastomikosis, serta artikel lainnya yang dapat memperkaya wawasan medis para pembaca.
-
MEDICINUS Vol. 35 No. 3 (2022)
Dengan menguusung tema utama “Manajemen Kanker Kolorektal”, Medicinus edisi kali ini mengupas lebih dalam mengenai jenis kanker yang menempati urutan prevalensi tertinggi ketiga dan jenis kanker dengan angka kematian tertinggi nomor dua di dunia berdasarkan data GLOBOCAN 2020 dari WHO. Selain topik utama tersebut, Medicinus juga menghadirkan artikel menarik lainnya, seperti ”Pengaruh Pemberian Produk...
Dengan menguusung tema utama “Manajemen Kanker Kolorektal”, Medicinus edisi kali ini mengupas lebih dalam mengenai jenis kanker yang menempati urutan prevalensi tertinggi ketiga dan jenis kanker dengan angka kematian tertinggi nomor dua di dunia berdasarkan data GLOBOCAN 2020 dari WHO. Selain topik utama tersebut, Medicinus juga menghadirkan artikel menarik lainnya, seperti ”Pengaruh Pemberian Produk Olahan Kacang Kedelai Terhadap Glukosa Darah Puasa dan Resistansi Insulin pada Model Tikus Diabetes Melitus” pada rubrik Research, ”Thoracal Segmental Spinal Anesthesia for Lower Back Lipoma Excision” pada rubrik Case Report, review mengenai manajemen penyakit Asma, serta artikel lain yang tentunya dapat memperkaya wawasan medis para pembaca.