Tentang MEDICINUS
MEDICINUS: Scientific Journal of Pharmaceutical Development and Medical Application (selanjutnya disebut MEDICINUS) adalah jurnal ilmiah yang didedikasikan untuk memajukan pengetahuan dan praktik di bidang medis dan kesehatan di Indonesia. Diinisiasi dan dipublikasikan oleh PT Dexa Medica, jurnal ini berperan sebagai platform krusial bagi para profesional medis dan kesehatan untuk menyebarluaskan temuan penelitian mutakhir, studi kasus klinis yang relevan, serta telaah literatur komprehensif dalam ranah kedokteran dan kefarmasian.
MEDICINUS telah menjalin kolaborasi strategis dengan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dan Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (PP IAI) untuk menjalankan program CME (Continuing Medical Education) dan CPD (Continuing Professional Development) yang terintegrasi dengan jurnal MEDICINUS sehingga dokter dan apoteker dapat mengikuti pembelajaran secara daring yang disajikan dalam bentuk artikel dan kuis untuk mendapatkan SKP (Satuan Kredit Profesi).
Kerja sama MEDICINUS dengan PB IDI dan PP IAI tersebut selanjutnya, sejak November 2024, bertransformasi menjadi program MOOC (Massive Open Online Course) di bawah naungan platform pembelajaran digital Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Profil Jurnal
Terbitan Terkini
MEDICINUS Vol. 39 No. 3 (2026)Secara umum, tonsilofaringitis kronis ditandai dengan gejala demam, sakit tenggorokan dan pembengkakan berulang pada tonsil. Namun, pada beberapa kasus, tonsilofaringitis dengan eksaserbasi akut juga menunjukkan gejala atipikal, yaitu disfagia atau kesulitan menelan, di mana proses memindahkan makanan/minuman dari organ mulut menuju ke lambung membutuhkan usaha ekstra, bahkan terkadang disertai dengan rasa nyeri. Disfagia bekepanjangan akan sangat memengaruhi kualitas hidup pasien. Gambaran tersebut disajikan dalam bentuk artikel laporan kasus yang menjadi tema utama Medicinus pada edisi ke-3 di tahun kuda api ini dengan tajuk “Dysphagia as the Predominant Symptom in Chronic Tonsillopharyngitis with Acute Exacerbation: A Case Report”.
Sejalan dengan tema utama, rubrik Perspective juga mengetengahkan seputar “Disfagia dalam Perspektif Klinis Kontemporer”. Artikel lain yang turut mewarnai edisi Maret ini adalah “Hubungan antara Asam Traneksamat dan Insiden Kejang pada Pasien dengan Perdarahan Subarakhnoid” yang menghuni rubrik Research, serta 4 artikel pada rubrik Case Report yakni “Progressive Supranuclear Palsy - Parkinsonism Predominant (PSP-P): A Case Report”, “Potensi Patogenik Infeksi Entamoeba coli dengan Komplikasi Syok Sepsis: Sebuah Laporan Kasus Atipikal”, "’Steakhouse Syndrome’ pada Pasien Dewasa di RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah, Denpasar” dan “Comprehensive Approach to Acute Pulmonary Embolism in a Patient with History of Cervical Cancer: Clinical Challenges and Therapeutic Strategies”.