Hubungan Status Gizi Terhadap Kejadian Dislipidemia pada Mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Penyakit Dalam RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah
DOI:
https://doi.org/10.56951/sqn0k793Kata Kunci:
status gizi, obesitas, dislipidemia, dokter residen, PPDSAbstrak
Latar Belakang: Status gizi memiliki peran yang penting dalam menentukan kondisi kesehatan seseorang. Obesitas
memiliki hubungan yang kuat dengan dislipidemia, terutama melalui mekanisme resistansi insulin dan adipokin
proinflamasi yang berkontribusi pada terjadinya sindrom metabolik. Meskipun demikian, bukti terbaru menunjukkan
bahwa dislipidemia terkait obesitas tidak selalu memiliki pola patofisiologi yang seragam, melainkan dapat bervariasi
sesuai dengan karakteristik individu. Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan antara status gizi dan dislipidemia
pada mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Penyakit Dalam RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah, Denpasar.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dan dilaksanakan pada bulan Agustus 2023 di RSUP Prof. dr.
I.G.N.G. Ngoerah, Denpasar. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Penyakit
Dalam. Data dikumpulkan melalui pengukuran indeks massa tubuh sebagai indikator status gizi dan pemeriksaan profil
lipid sebagai indikator dislipidemia. Uji korelasi dilakukan menggunakan uji Chi‑Square dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil: Sebanyak 115 subjek berpartisipasi dalam penelitian, 60% laki‑laki dan 40% perempuan, dengan rerata usia 31,25 ± 3,82 tahun. Sebanyak 74 (64,3%) subjek tergolong obesitas dan 57 subjek mengalami dislipidemia. Terdapat 46 subjek yang mengalami obesitas sekaligus dislipidemia, sedangkan 11 subjek mengalami dislipidemia tanpa obesitas. Sebanyak 30 subjek tidak mengalami obesitas maupun dislipidemia, dan 28 subjek hanya mengalami obesitas. Uji Chi‑Square menunjukkan hubungan yang signifikan antara status gizi dan kejadian dislipidemia (p<0,001). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dan kejadian dislipidemia. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengevaluasi faktor‑faktor spesifik yang berkontribusi terhadap terjadinya obesitas maupun dislipidemia pada populasi mahasiswa program pendidikan dokter spesialis.
Unduhan
Referensi
1. Wongkar MC, Kepel BJ, Hamel RS. Hubungan status gizi dengan kadar kolesterol total pada masyarakat di Kelurahan Bahu Kecamatan Malalayang Manado. ejournal keperawatan (e-Kp). 2013;1(1):1–7.
2. Sahara T, Fachrizal D, Medika Nurul Islam S, Jabal Ghafur Stik, Sultan Abdul Aziz Syah R. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya obesitas pada residen penyakit dalam RSUD Dr. Zainoel Abidin. Artik Penelit J Kesehat. 2022;11(2):150–5. doi:10.37048/kesehatan.v11i2.474.
3. Hita IPAD, Juliansyah MA, Pranata D, Dewi KAK, Indrawan IKAP, Rusmayani NGAL. Hubungan kadar kolesterol dan tekanan darah dengan status gizi lansia member senam di masa pandemi Covid-19. Multilater J Pendidik Jasm dan Olahraga. 2022;21(1):31–42. doi:10.20527/multilateral.v21i1.11326.
4. Chan DC, Pang J, Watts GF. Dyslipidemia in obesity. In: Ahima R, editor. Metabolic Syndrome. Cham: Springer; 2015.p.1–18. doi:10.1007/978-3-319-12125-3_30-1.
5. Al-Rahmad AH, Annaria A, Fadjri TK. Faktor resiko peningkatan kolesterol pada usia di atas 30 tahun di Kota Banda Aceh. J Nutr. 2016;18(2):109–14. doi:10.29238/JNUTRI.V18I2.62.
6. Dainy NC, Kusharto CM, Madanijah S, Nasrun MWS. Status gizi kaitannya dengan dislipidemia pada pralansia dan lansia. J Gizi Pangan. 2016;11(2):153–8.
7. Kurniawan A, Utariani A, Hamzah, Nalini. Hubungan antara tingkat stres dan kadar kortisol saliva dan faktor penyebab stres residen anestesiologi dan terapi intensif pada era pandemi Covid-19. Jurnal Syntax Transformation 2021;2(2):147–56.
8. Suryana AL, Olivia Z. Asupan makan dan profil lipid pada pegawai dengan status gizi obesitas dan status gizi normal. Jurnal Ilmiah INOVASI 2016;1(2):155–62.
9. Wati PM, Ernawati. Hubungan status gizi dengan kejadian sindrom metabolik di Dusun Sabuh Kecamatan Arosbaya Kabupaten Bangkalan - Madura. Jurnal “Ilmiah Kedokteran” 2016;5(1):37–48.
10. Leslie W, Hankey C. Aging, nutritional status and health. Healthc. 2015;3(3):648–58. doi:10.3390/healthcare3030648.
11. Misra A, Shrivastava U. Obesity and dyslipidemia in South Asians. Nutrients. 2013;5(7):2708–33. doi:10.3390/nu5072708.
12. Kopin L, Lowenstein C. Dyslipidemia. Ann Intern Med. 2017;167(11):ITC81–96. doi:10.7326/AITC201712050.
13. Vekic J, Zeljkovic A, Stefanovic A, Jelic-Ivanovic Z, Spasojevic-Kalimanovska V. Obesity and dyslipidemia. Metabolism. 2019;92:71–81. doi:10.1016/j.metabol.2018.11.005.
Unduhan
Terbitan
Bagian
Diterbitkan
Unduhan
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 I Dewa Gede Agung Suta Ariwangsa, I Made Pande Dwipayana

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.