Inovasi Terbaru dalam Pengobatan Diabetes: Suatu Perspektif Perpaduan Pendekatan Molekuler dan Sistemik
DOI:
https://doi.org/10.56951/h5kqns72Editorial
Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) adalah salah satu tantangan utama di dunia kesehatan secara global. Penyakit ini ditandai oleh gangguan metabolisme glukosa akibat resistansi insulin, disfungsi sel beta pankreas, maupun kombinasi keduanya. Dalam beberapa dekade terakhir, terapi diabetes telah mengalami perkembangan pesat yang mencakup pendekatan molekuler, bioteknologi, dan sistemik. Perkembangan ini tidak hanya menjanjikan peningkatan kualitas hidup pasien, tetapi juga merevolusi paradigma pengobatan yang sebelumnya dianggap statis.
Dalam konteks terapi insulin, inovasi signifikan lainnya adalah pengembangan formulasi gabungan IDegAsp, yang mengintegrasikan insulin degludec basal dan insulin aspart. Formulasi ini dirancang untuk menyederhanakan regimen terapi dengan satu suntikan harian, sekaligus memastikan fleksibilitas dalam pemberian dosis. Studi klinis menunjukkan
bahwa IDegAsp tidak hanya meningkatkan kepatuhan pasien, tetapi juga mengurangi risiko hipoglikemia berat dibandingkan formulasi insulin konvensional. Dampaknya terhadap penurunan variabilitas glukosa harian menambah keunggulan klinisnya.
Kemajuan teknologi dalam dunia medis turut mendukung keberhasilan pengelolaan diabetes melalui closed-loop system, yang mengombinasikan pompa insulin dengan monitor glukosa kontinu. Sistem ini secara
otomatis menyesuaikan pemberian insulin berdasarkan tingkat glukosa darah secara real-time. Teknologi yang sering disebut sebagai “pankreas buatan” ini memberikan kontrol glikemik yang lebih stabil dibandingkan metode tradisional, serta meningkatkan kualitas hidup pasien
Unduhan
Referensi
1. Yan D, Song Y, Zhang B, Cao G, Zhou H, Li H, et al. Progress and application of adipose-derived stem cells in the treatment of diabetes and its complications. Stem Cell Research & Therapy 2024;15(1):3.
2. Christiansen JS, Home P, Kumar A. IDegAsp (insulin degludec + insulin aspart) for the management of type 2 diabetes: current status. Expert Review of Endocrinology & Metabolism 2016;11(2):103–11.
3. Templer S. Closed-loop insulin delivery systems: past, present, and future directions. Frontiers in Endocrinology 2022;13:919942.
4. Marso SP, Holst AG, Vilsbøll T. Semaglutide and cardiovascular outcomes in patients with type 2 diabetes. New England Journal of Medicine 2017;376(9):891–2.
5. Lyu YS, Hong S, Lee SE, Cho BY, Park CY. Efficacy and safety of enavogliflozin vs. dapagliflozin as addon therapy in patients with type 2 diabetes mellitus based on renal function: a pooled analysis of two randomized controlled trials. Cardiovascular Diabetology, 2024;23(1):71.
6. Tan S, Tjandrawinata RR, Prasasty VD. Molecular mechanism of DLBS3233 bioactive fraction in type2 diabetes mellitus: network pharmacology and docking study (mekanisme molekul pecahan bioaktif DLBS3233 dalam diabetes mellitus jenis-2: farmakologi rangkaian dan kajian dok). Sains Malaysiana
2023;52(12):3497–509.
7. Nugroho H, Nurmilawati N, Novitasari D, Rombeallo L, Effendi RF, Reski R, et al. Effectiveness and safety of DLBS3233 in newly diagnosed type 2 diabetes mellitus: a 12-week clinical trial. Acta Medica Indonesiana - Indonesian Journal of Internal Medicine 2024;56(3):291–301.
8. Hestiantoro A, Permadi W, Tjandrawinata RR, Wiweko B, Ritonga MA, Ferrina AI, et al. The efficacy and safety of DLBS3233, a combined bioactive fraction of Cinnamomum burmanii and Lagerstroemia speciosa plants on the endocrine-metabolic profile of women with polycystic ovary syndrome: a randomized cinical trial. International Journal of Fertility & Sterility 2024;18(Suppl 1):35–47.
9. Mohani CI, Rudijanto A, Aulanni’am A, Soeharto S. Pengaruh DLBS3233 terhadap ekspresi nephrin dan GLUT4 melalui PPARɣ, IRS ser 307 dan PI3K pada podosit tikus model diabetes melitus: suatu studi pada tikus model diabetes mellitus yang diberikan DLBS3233. Tesis Doktor, Universitas Brawijaya. Retrieved from https://repository.ub.ac.id/id/eprint/216071/. 2023.
10. Nakamura K, et al. Antioxidant and anti-inflammatory properties of Inlacin: a therapeutic perspective. Journal of Natural Products 2023;86(6):789–800.
11. Mangoulia P, Milionis C, Vlachou E, Ilias I. The interrelationship between diabetes mellitus and emotional well-being: Current concepts and future prospects. Healthcare 2024;12(14):1457.
Unduhan
Terbitan
Bagian
Diterbitkan
Unduhan
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Raymond R Tjandrawinata

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.